Sabtu, 03 Agustus 2013

Pendadaran: 30 Juli 2013 (2)

Jam 7 pagi. HP saya berdering keras. Terima kasih! Kau tahu siapa yang saya maksud disini. Bangun, mandi, memasukkan semua peralatan ke dalam tas seperti laptop, mouse, dan kabel-kabel tidak penting lainnya dengan kondisi telanjang. Didalam kamar kok dan tidak ada siapa-siapa.

Pakai baju baru! Hore! Kemeja baru (karena kemeja lama sudah kuning). Celana hitam lama yang dipakai 4 tahun lalu ketika ospek. Dasi hitam, untungnya saya ikut klub theater ketika sekolah, jadi diajarkan cara memakai dasi. Sepatunya juga baru loh! Hahahahahaha tinggal gesek doank, makanya awal bulan ini saya cuman makan nasi telor. Pake "O", bukan "U".

Sampai diruangan jam 8 pagi. Jadwal ujian jam 9. Saya siapkan segala bentuk persiapan teknis. Akhirnya saya punya waktu untuk diam sejenak. Dalam diam ini saya brainstorming atau dalam bahasa saya, disebut mikir ketika mepet. Saya mencari kemungkinan-kemungkinan pertanyaan yang bakal ditanyakan penguji. Ketemu sekitar 5 pertanyaan lalu saya membuat slidenya beserta teori pendukung dari jurnal. Saya cerdas, untuk postingan kali ini saya tunjukkan seberapa cerdas diri saya.

Jam 8.45. Saya benci celana kain! Asu! Saya tidak pernah suka celana kain. Kalau bergesekan dengan kulit rasanya jadi gimana gitu, geli-geli tidak basah. Jujur saya tidak nyaman memakai setelan seperti ini. Jika diperbolehkan memilih, saya lebih senang memakai jeans dan kaos polo. Lebih nyaman, pintarnya juga baik 500%.

Jam 8.50. Dosen sudah datang. Ada 3. Pertama adalah cowok, gelar S3 dari Jepang, pembimbing utama saya, sebut Pak 1. Kedua adalah cewek, gelar S3 dari Swedia, pembimbingan pendamping saya, sebut Bu 2. Ketiga adalah cowok, gelar S3 dari Thailand, penguji saya, sebut Pak 3. Saya kirim BBM ke Mama dulu, isinya "Sudah mau mulai". Langsung dibalas, "May God bless my son". Kelupaan mengucapkan terima kasih kepada yang membangunkan saya tadi pagi, saya kirim sms, "thanks :)".

Jam 9.00. Mulai.

Saya presentasi. Ketiga dosen ini tidak bisa mengalihkan pandangannya dari slide saya. Saya presentasi dengan bahasa Ingrris. Gaya-gayaan doank.

Jam 9.10. Presentasi selesai

Jangan tanya kenapa bisa cepat! Memang kebiasaan! Tanya jawab dimulai

Bu 2: Tanya jawabnya dalam bahasa inggris atau bahasa indonesia?
Gw: Inggris saja Bu

Bukan sombong ya, tapi saya tau kredibilitas diri sendiri. Siapa lagi kalau bukan kita yang tahu tentang diri kita sendiri? Semut?

Pak 3: #*#*#*$*$*^&*@&&*^*(

Jujur saya tidak terlalu mengerti. Beliau juga ngomong kok kalau bahasa inggrisnya agak kacau dari segi pengucapan. Selanjutnya dipakai bahasa indonesia, biar lebih gampang bagi kami berempat dalam ruangan itu.

Belum ada pertanyaan, Pak 3 ini komentar mengenai Bab1 saya yaitu pendahuluan. Komennya cuman hilangkan kosakata "etc" karena tidak scientific. Lalu tujuan penelitian saya di skripsi berbeda dengan yang di slide. Tolong dikoreksi.

Masuk Bab 2. Dasar teori.

Pak 3: Saya tidak menemukan hipotesis disini. Kira-kira hipotesisnya seperti apa?
Gw: (diam lama, mengingat-ingat tujuan penelitian)
Pak 1: pernah melihat hipotesis kan?
Gw: pernah Pak, (saya jawab seadanya)
Pak 3: ya, nanti ditulis

Masuk Bab 3. Bahan dan metode percobaan

Pak 3: ini tertulis bahan dari KP4. Itu apa ya?
Gw: (diam lama lagi)

Lah! Saya mana tahu! Sumpah saya tidak tahu. Biasa anak-anak menyebutnya KP4. Saya pikir itu sudah namanya, ternyata ditanya apa itu.

Pak 3: kepanjangannya apa?
Gw: (diam lagi)

Saya beneran tidak tahu. Kosong! Saya tidak menemukan ide untuk mengakalinya!

Pak 1: Biasanya kalau mau melihat KP4 itu tandanya apa?
Gw: bangunannya Pak
Pak 1: Iya, misalnya LPPM itu Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, itu dilihat dimana?
Gw: tanda pengenal gedung Pak.
Pak 1: kalau kamu tidak tahu LPPM itu apa, lalu ketika ditanya orang luar, apa jawaban kamu?
Gw: (diam lama)
Pak 1: ditanda pengenal gedung itu ada tulisan UGM diatasnya, artinya LPPM milik UGM, sama seperti KP4 milik UGM

Ini saya yang bodoh atau saya tidak mengerti pertanyaannya atau otak saya dengan otak dosen tidak sejalan? Kan seharusnya pertanyaan itu mengarah ke kepanjangan KP4, kok malah jadi milik UGM. Sudahlah lupakan saja.

Pertanyaan selanjutnya

Pak 3: dimetode saya lihat ada dua perlakuan, yang satu dicacah kecil, yang satu diblender dengan air. Bagaimana kamu bisa membuktikan bahwa yang diblender dengan air memberi ukuran partikel lebih kecil? Tidak ada bukti pengujiannya.
Gw: air memberi dorongan ketika diputar oleh poros blender. Harusnya itu memberikan efek terhadap potongan bahan, makanya saya bisa mengatakan bahwa itu lebih kecil.
Pak 3: harusnya ada pengujiannya. Bagaimana menguji ukuran partikel kalau bahan kamu seperti ini?
Gw: lewat ayakan yang diketahui ukuran meshnya, Pak
Pak 3: sampel kamu basah kan? Kulit jeruk pasti lengket satu sama lain, bisa lolos ayakan?
Gw: tidak Pak

Menggali lubang kubur diri sendiri? Oh tidak..

Pak 1: lalu bagaimana itu?
Gw: dialiri air Pak, sehingga terlihat berapa banyak yang lolos ayakan, bisa dihitung lewat neraca massa
Pak 1: yang lain?
Gw: bahan dikeringkan dulu Pak
Pak 3: kulit jeruk itu kan berserat, apa lolos ayakan?
Gw: maksudnya Pak?
Bu 2: misalnya kelapa diparut tidak akan pernah lolos ayakan karena partikelnya berserat.
Gw: kulit jeruk dan kelapa kan bahan yang berbeda Bu, kulit jeruk yang dicacah kecil tidak akan berserat, begitu juga dengan yang diblender dengan air

Benar kan logikanya? Mana bisa menyamakan kulit jeruk dan kelapa. Berbeda sekali

Pak 1: yang lain?
Gw: Maaf Pak, tidak menemukan cara pengujiannya
Pak 3: kenapa tidak lewat pengamatan mikroskop? Memang tidak bisa seluruhnya, tapi sampling beberapa bagian saja sehingga diketahui rentang partikelnya.
Gw: wah, tidak kepikiran Pak, lagipula kesimpulan itu saya ambil sesudah hasil biogasnya Pak
Pak 3: tidak bisa begitu, jadi bagaimana kamu membuktikan partikel kedua sampel kamu berbeda.
Pak 1: ketika bahan dicacah dilewatkan pelarut, itu kan disaring. Hasil saringannya keruh tidak?
Gw: keruh Pak
Pak 1: Hah??
Gw: maaf Pak, maksudnya warnanya hijau tapi bening.

Maaf grogi

Pak 1: pernah coba menyaring yang diblender dengan air?
Gw: pernah Pak, ekstraknya keruh kekuningan.
Pak 1: tandanya apa?
Gw: ada partikel halus yang lolos saringan.
Pak 1: itukan sudah bisa membuktikannya
Gw: ohya, benar juga Pak hehe
Bu 2: dia mikirnya kejauhan

Kenapa jawaban saya yang pertama tadi salah? Yang saya katakan dialiri air kenapa salah? Kan prinsipnya sama, melihat bagaimana bentuk cairan yang lolos ayakan, apakah keruh atau bening. Kenapa disalahkan??! Logika saya benar, prinsipnya sama. Kenapa salah! Ini tidak adil!

Pertanyaan-pertanyaan selanjutnya saya jawab dengan pasti, karena dari hasil mikir mepet sebelumnya, lalu slide yang secara mendadak dibuat itu saya bisa menjawab semua pertanyaan tersebut.

Dua jam pun terlewati. Saya dinyatakan lulus dengan revisi skripsi. Revisi bab 1, 2, dan 3. Bab 4 dan 5 lolos! Hahahaha saya siap ka.win!

Saya keluar ruangan, ada teman-teman yang menunggu. Makasih yo Mas Adit, Mba Ika, Ayun, Queen, dan lain-lain yang menyusul ke ruangan. Terima kasih banyak hehehehe

Kami semua turun kelantai 3 karena ada 2 teman saya yang pendadaran juga, Genter dan Tombi. Singkatnya kami bertiga dinyatakan LULUS (dengan revisi)

Pulang! Saya mau tidur hahahaha

Diparkiran, saya melihat sms dari orang yang membangunkan saya, "lu baru bangun jam segini? ujiannya lu kan jam 9?". Smsnya saya balas jam 8.50, jadi doi pikir saya baru bangun.

Saya telepon mama dulu mengatakan saya lulus, mama nampaknya sedang sibuk. Jadi saya telepon orang yang membangunkan saya tadi. Eh dianya lagi kerja hahahaha

Berarti fix saya pulang untuk tidur dengan titel SARJANA (siap KA.WIN)

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Ah mesranya dg pacar "fiktif" selamat kangen2an gan tanggal 8 agustus gan